Aksi Saweran Gedung KPK di Melbourne Kumpulkan 200 Dollar

Aksi Saweran Gedung KPK di Melbourne Kumpulkan 200 Dollar

- detikNews
Minggu, 08 Jul 2012 17:40 WIB
Aksi Saweran Gedung KPK di Melbourne Kumpulkan 200 Dollar
Jakarta - Massa yang tergabung dalam wadah komunitas mahasiswa dan warga Indonesia di Melbourne, Australia, menggelar aksi saweran gedung KPK. Hasil sementara, terkumpul uang sebesar 200 dollar.

Berdasarkan rilis yang diterima detikcom, aksi dilaksanakan di alun-alun kota Melbourne, Federation Square, pada pukul 13.00 waktu setempat. Ada sekitar 40 orang yang terdiri dari mahasiswa dan warga Indonesia di Melbourne mengikuti aksi ini.

"Aksi kemudian dilanjutkan dengan pencabutan tanda bintang di spanduk yang merupakan simbol agar DPR segera mencabut tanda bintang pembangunan gedung KPK," kata Koordinator Aksi, Aminudin M Ramdhan, Minggu (8/7/2012).

Dalam orasinya, beberapa peserta aksi menyoroti semakin menjadi-jadinya praktek korupsi di Tanah Air. Korupsi pencetakan Alquran yang diduga melibatkan para politisi tidak luput dari perhatian mereka.

Massa juga mengecam berbagai upaya pelemahan KPK. "Terlepas dari beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, di setiap perkuliahan di sini, kami
selalu bangga menyebut bahwa di negeri kami (Indonesia-red) ada lembaga negara yang begitu ditakuti dalam pemberantasan korupsi, itulah KPK. Dan kami tidak rela KPK ini terus menerus dilemahkan," tambah Ali Murtado juru bicara aksi sekaligus mahasiswa di Melbourne Law School, University of Melbourne.

Ali menambahkan, hingga saat ini, sekitar 200 dollar telah terkumpul dari hasil saweran. Penggalangan dana akan diteruskan sampai tanggal 31 Juli 2012.

Indomelb juga sengaja membatasi saweran maksimal 100 dollar per orang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti praktek pencucian
uang.

"Namun saweran tidak dilakukan dengan turun ke jalan. Saweran dilakukan dengan tetap memperhatikan citra bangsa, yakni hanya dilakukan melalui transfer atau penyerahan langsung (cash) kepada panitia yang ditunjuk," sambungnya.

Seluruh dana yang terkumpul akan dilaporkan secara transparan dan akuntabel untuk selanjutnya disalurkan kepada lembaga yang concern dan kredibel dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.

(/)


Berita Terkait