Berdasarkan keterangan yang dihimpun, bentrokan terjadi siang tadi, Sabtu (7/7/2012). Bentrok terjadi ketika ratusan warga mendatangi areal pertambangan yang berada di Sihayo, Desa Humbang, Mandailing Natal. Warga datang untuk menuntut ganti rugi terkait pembebasan lahan milik mereka.
Selain itu, warga meminta perusahaan menghentikan kegiatan operasionalnya karena dinilai merugikan masyarakat. Kedatangan warga langsung disambut petugas keamanan perusahaan dan polisi yang disiagakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Mandailing Natal, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe belum dapat dikonfirmasi mengenai bentrokan ini. Dia mengaku kesulitan berkomunikasi karena gangguan sinyal telepon genggam. βSaya masih di gunung, sinyalnya hilang," ujarnya.
Bentrokan warga dengan petugas PT Sorik Mas Mining sudah beberapa kali terjadi. Pada Juni 2011, warga Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal juga membakar base camp perusahaan tersebut.
(rul/fdn)











































