Mereka datang untuk memberikan dukungan agar John Kei segera dibebaskan karena masa tahanannya sudah habis. Puluhan orang yang mengaku datang dari Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi tiba di RS Polri sekitar pukul 20.10 WIB.
"Kami warga dari Kalibaru akan menjemput John Kei karena beliau adalah saudara kami. John Kei merupakan tokoh masyarakat di lingkungan kami," kata Haji Asep yang mengaku sebagai tokoh agama dan masyarakat Kelurahan Kalibaru, Bekasi, kepada wartawan di RS Polri, Jaktim, Sabtu (7/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John Kei sendiri seharusnya bebas dini hari tadi, Sabtu, 7 Juli pukul 00.00 WIB. Namun Polri membantarkan penahanannya karena menganggap John Kei sakit sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
Padahal keluarga dan tim pengacara berkukuh John Kei tidak sakit. Pembantaran ke rumah sakit disebut hanya trik polisi mengulur waktu karena masih mencari alat bukti dalam kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Hary Tantono.
Untuk mematahkan alibi polisi, keluarga kemudian mendatangkan dokter pribadi John Kei. Hasilnya John Kei dianggap sehat berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah.
"Hasilnya sehat. Surat dokternya sudah diberikan ke Polda Metro Jaya, harapannya bisa lebih cepat ditindaklanjuti," ujar pengacara John Kei, Tito Retra
(fdn/fdn)











































