Kampanye Pilgub DKI 2012 Sepi-sepi aja, Kenapa?

Kampanye Pilgub DKI 2012 Sepi-sepi aja, Kenapa?

- detikNews
Sabtu, 07 Jul 2012 11:30 WIB
Kampanye Pilgub DKI 2012 Sepi-sepi aja, Kenapa?
Ilustrasi
Jakarta - Masa kampanye pilgub DKI Jakarta akan berakhir hari ini. Dua minggu masa kampanye berlalu dinilai sepi dari masa kampanye periode sebelumnya.

"Suasana agak sepi, pilkada DKI saat ini kan masa pilkada kedua. Ini ada proses pembelajaran, oleh para kandidat dan masyarakat. Saya pikir ada proses pembelajaran, ada kebosanan ketika melihat pesta demokrasi pilkada begini-begini saja. Pesta dangdutan dan sebagainya, tapi 5 tahun ke depan gini-gini saja," kata pengamat politik, Yunarto Wijaya, di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2012).

Yunarto menilai para kandidat sadar cara konvensional dalam pilgub DKI 2012 ini tidak efektif. Sehingga, proses pembelajaran politik berkembang dan menimbulkan banyaknya suara mengambang, atau disebut abu-abu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin mereka sadar cara konvensional yang dilakukan pada masa putaran pertama belum terbukti efektif. Sehingga kemudian, akan lebih banyak bermain di wilayah abu-abu atau suara mengambang. Karena pembelajaran politik. Lembaga survei juga mungkin belajar untuk lebih hati-hati mengeluarkan rilis," ujar pria yang akrab disapa Toto tersebut.

Toto juga memperhatikan adanya calon incumbent yang perlu dievaluasi masa kerjanya. "Ini pilkada yang diikuti incumbent, di negara manapun dalam konteks pilkada wacana kampanye harusnya dimulai dengan evaluasi incumbent selama 5 tahun," ungkap Toto.

Keberadaan incumbent menjadikan pilgub DKI saat ini memiliki karakter karena incumbent menjadi sorotan. "Itu resiko dan kelebihan incumbent yang bisa membanggakan kinerjanya kalau bagus, dan paling banyak disorot kalau tidak bagus. Ini yang jadi karakter utama pilkada sekarang," pungkas Toto.


(vid/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads