KPK akhirnya secara resmi menahan Bupati Buol Amran Batalipu di rutan KPK. Amran digeladang ke rutan KPK dengan mengenakan baju tahanan. Inilah pertama kalinya tersangka dugaan korupsi digelandang ke rutan KPK menggunakan baju tahanan.
Pantauan detikcom, Jumat (6/7/2012) pukul 22.35 WIB, Amran keluar dikawal dua orang pengawal tahanan KPK. Amran masih mengenakan baju yang sama dengan saat tiba, namun ia juga mengenakan rompi berwarna putih yang dibelakangnya bertuliskan tahanan KPK.
Kedua tangan Amran diapit oleh pengawal yang berada di kiri dan kanannya. Amran terus menunduk, bahkan sesekali ia menutup wajahnya dengan rompi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran sebenarnya akan ditangkap KPK pada Selasa (26/6) lalu setelah kedapatan akan menyuap uang dalam jumlah miliaran rupiah. Dalam penggerebekan itu, Amran yang dilindungi para pengawalnya, berhasil meloloskan diri dari sergapan penyidik KPK. Namun akhirnya Amran berhasil juga ditangkap. KPK menangkap Amran di rumahnya, Jumat (6/7) subuh.
Uang yang diduga untuk menyuap itu, diberikan terkait HGU Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Buol. Hardaya Inti Plantation merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.
(mok/rmd)










































