Akibat Gas Meledak, Syuting Super Trap Dibatalkan

Akibat Gas Meledak, Syuting Super Trap Dibatalkan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 06 Jul 2012 20:03 WIB
Jakarta - Sebuah tabung gas balon berukuran satu meter meledak saat proses pembuatan acara reality show televisi. Akibat dari peristiwa tersebut seorang kru Trans TV bernama Ferdi Irawan (22) dan Hasan (35) tukang balon menjadi korban.

Tabung gas tersebut meledak ketika proses pembuatan, program acara Super Trap berlangsung, di depan, RS Duren Sawit, tepatnya di depan SMPN 195, Jakarta Timur, pada Pukul 14.30 WIB, Jumat (6/7/2012). Tema acara itu 'Warteg Terbang'.

"Jadi temanya Warteg terbang, kami buat seakan- akan properti warteg tersebut terbang ketika sedang ada lagi makan, maka membuat kaget pengunjung," kata salah kru Trans TV Wawan saat ditemui wartawan di Rs Duren Sawit, Pondok Bambu, Jakarta Timur, (7/7/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan ketika, pedagang balon yang disewa jasanya tengah mengisi balon, dengan gas, tiba-tiba tabung gas meledak.

"Ada 100 balon yang tengah diisi, mungkin karena tabung panas, atau apa sebabnya tabung meledak," ujarnya.

Wawan menceritakan akibat ledakan tabung tersebut tukang balon mengalami luka bakar cukup serius, sedangkan salah seorang kru Trans TV mengalami luka- luka.

"Tukang balon itu mengalami luka bakar bagian pinggang kebawah, kalau Ferdi terkena lemparan tabung gas yang meledak dan mengenai kepala dan tangan," kata Wawan.

Akibat peristiwa naas tersebut, korban langsung dibawa ke rumah sakit Duren Sawit, namun dikarenakan mengalami luka serius kru Trans TV, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusmo, sementara itu proses pembuatan reality Show Super Trap akhirnya dihentikan, dan belum tahu kapan dilanjutkan kembali.

(edo/ndr)


Berita Terkait