"Maju tak gentar. Prinsip saya, sejak dulu, bila keputusan sudah diambil, pantang surut. Memangnya kenapa harus takut kampanye di sana (areal lumpur Lapindo). Tidak ada itu aksi penolakan kepada saya dari warga yang terkena dampak dari lumpur," tegas Ical, kepada wartawan di Solo, Jumโat (6/7/2012) sore.
Dia mengaku mendengar ada informasi yang mengatakan bahwa di Sidoarjo terjadi aksi penolakan pencapresan dirinya yang disebut-sebut dilakukan warga korban lumpur Lapindo. Namun, menurut Ical, setelah dilakukan pengecekan secarta seksama ternyata kabar itu tidak benar. Kalaupun ada, lanjutnya, aksi itu hanya merupakan rekayasa yang dilakukan rival-rival politiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mbr/nrl)











































