Para petani tersebut tergabung dalam Komite Tani Menggugat (KTM). Mereka berasal dari berbagai organisasi dan kelompok tani di Kabupaten Deli Serdang yang berkonflik masalah lahan dengan banyak pihak.
Dalam aksi hari ini, para petani yang mengenakan ikat kepala warna merah, menyesalkan sikap Bupati Amri Tambunan yang tidak peduli nasib mereka. Aksi dua hari di depan kantor bupati di Lubuk Pakam, tidak mendapat tanggapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal-hal yang dipersoalkan, antara lain kasus tanah di Selambo, Percut Sei Tuan, kemudian konflik warga dengan PT Villa Indah Lestari di Mariendal, sengketa lahan dengan PT Perkebunan Nusantara II di Helvetia, Sunggal dan Desa Manunggal, Labuhan Deli, serta beberapa titik konflik lahan lainnya.
Masalah lahan ini sudah sering kali memicu konflik dan berujung bentrokan fisik, namun tak kunjung ada penyelesaian. Aksi demo ke kantor bupati semula dimaksudkan untuk meminta bantuan penyelesaian, tapi demo itu malah dibubarkan paksa.
(rul/trw)











































