Di antara mereka, terdapat 5 bupati yang tersandung kasus korupsi:
1. Bupati Buol
|
|
KPK juga sudah berupaya menangkap Amran di Buol pada 26 Juni 2012 lalu, tetapi Amran lolos, setelah pendukungnya hampir mencederai penyidik KPK.
Amran akhirnya dibekuk tanpa perlawanan oleh penyidik KPK yang bekerjasama dengan Polda Sulawesi Tengah. Amran akan diterbangkan ke Jakarta.
2. Bupati Subang
|
|
Eep juga sempat melakukan beberapa aksi untuk menolak putusan MA tersebut. Aneka aksi pernah dilakukan Eep sebagai bentuk protes. Pada Senin (5/3), Eep mendesak bertemu ketua majelis hakim yang menghukumnya, Artidjo Alkotsar. Karena tidak diperbolehkan oleh aparat, Eep menggelar aksi teatrikal dengan mengikatkan diri di pagar MA dan menggigit sandal jepit.
Sebelumnya Pengadilan Tipikor Bandung memvonis bebas atas perkara korupsi Biaya Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (BP PBB) Pemerintah Kabupaten Subang tahun 2005-2008 senilai Rp 2,5 miliar.
3. Bupati Pelalawan
|
|
Asmun banding ke Mahkamah Agung (MA). Namun ternyata, majelis hakim agung MA yang memeriksa permohonan PK yang diajukannya ternyata memperkuat putusan kasasi.
Dengan demikian mantan Bupati Pelalawan itu harus tetap menjalani hukuman selama 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan.
4. Bupati Lampung Timur
|
|
5. Bupati Brebes
|
|
Indra terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi atas kasus pengadaan tanah untuk pembangunan pasar di Brebes pada tahun 2003.
Indra menyetujui penawaran tanah seluas 900 meter pesegi di Jalan Jenderal Sudirman, milik Hartono Santoso senilai Rp 4,5 miliar. Dalam pembelian tanah terjadi mark up yang menyebabkan kerugian negara Rp 7,8 miliar.
Halaman 2 dari 6











































