"Selama 38 TKP, mereka sudah kumpulkan uang Rp 800 juta. Aksinya dimulai pada Januari 2012," kata Kapolres Jaksel Kombes Imam Sugianto kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2012).
Imam mengungkapkan, para pelaku melakukan aksinya saat suasana lengang seperti pada malam hari atau dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengungkapkan, komplotan ini telah melancarkan aksinya di sedikitnya 38 lokasi Alfamart di kawasan Jaksel, Jaktim, Bekasi dan Depok. "Selama itu, sudah terkumpul Rp 800 juta dari semua hasil kejahatan," ujarnya.
Ia melanjutkan, komplotan tersebut diotaki oleh tersangka Muchadi. Muchadi adalah residivis kasus narkotika.
"Yang lain hanya rekrutan," imbuhnya.
Muchadi tewas dalam penyergapan polisi di Kampung Serdang, Sumur Batu, Jakarta Pusat pada Kamis dini hari tadi. "Dia mencoba melarikan diri lewat atap genteng sehingga kita tembak," katanya.
Sebelum menangkap Muchadi, polisi lebih dulu menangkap Kamaludin (31) di Bintara Jaya, Bekasi Timur, Bekasi. Kemudian, tidak jauh dari rumah Muchadi, polisi juga menangkap tersangka Weka alias Meot di Sumur Batu.
Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 13 senjata tajam, 2 martil, sejumlah uang, dekoder CCTV, dan obeng. Dari para tersangka juga disita narkotika jenis putau dan ganja.
Seperti diketahui, perampokan Alfamart di Jl Bangka, Mampang, Jakarta Selatan pada Kamis (5/7) pukul 04.30 WIB. Para pelaku yang saat itu berjumlah sekitar 8 orang menggasak uang Rp 45 juta yang tersimpan di brankas minimarket tersebut.
(mei/rmd)










































