Pantauan detikcom, warga yang awalnya melakukan aksi blokir jalan dengan duduk di Jl. Medan Merdeka Selatan ini, kemudian memanas, dan menggoyang-goyangkan pagar tersebut. Alhasil, sekitar pukul 14.00 WIB pagar tersebut akhirnya rubuh.
Namun, warga masih tertahan di balik pagar karena dihadang oleh ratusan petugas Satpol PP DKI dan aparat Kepolisian.
Setelah kurang lebih dua jam tertahan, aksi warga pun kembali memanas. Mereka akhirnya masuk ke halaman Balikota DKI dengan melompati pagar. Seketika halaman Baikota DKI pun dipenuhi oleh warga Tanah Merah yang mayoritas ibu-ibu dan anak-anak.
Kasatlantas Wilayah Jakarta Pusat, AKBP Ketut Suarta mengatakan, bagi pengendara yang ingin melintas di Jl. Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani, terpaksa dilaihkan lewat Masjid Istiqlal.
"Ini rencananya habis salat Magrib, merka katanya mau membubarkan diri," ujar Ketut.
Hingga pukul 16.00 WIB, massa masih menyemut di depan kantor Balaikota DKI. Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Patung Kuda Indosat pun masih ditutup. Sementara untuk arus sebaliknya tetap dibuka.
"Arus lalin di depan Balaikota masih ditutup karena ada massa juga yang bawa anak kecil, jadi takut terjadi kecelakaan. Jadi lebih baik ditutup daripada timbul korban," imbuhnya.
(mad/mad)











































