Pembukaan acara digelar di Congress Hall of World Trade Center, di Jalan Krasnopresnenskaya, Moskow, Kamis (5/7/2012). Presiden Putin berhalangan hadir dan hanya menyampaikan pidato tertulis yang dibacakan oleh Direktur Jenderal ITAR TASS Agency, Vitaly Ignatenko.
Putin menyampaikan selamat datang kepada delegasi dari lebih 102 negara ke Moscow. Dia berharap pertemuan ini bisa berlangsung sukses. Putin juga membuka kerja sama dengan media-media massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
World Media Summit 2012 merupakan pagelaran untuk kedua kalinya. Sebagai host kali ini adalah ITAR-TASS, kantor berita Rusia. Sebelumnya, World Media Summit I digelar pada than 2009 di Beijing dengan host Xinhua. World Media Summit II ini akan berakhir pada 8 Juli 2012 mandating. Tema World Media Summit 2012 adalah Global Media: Challenges of the 21st Century.
Data yang didapatkan detikcom dari panitia, acara ini dihadiri 300 pemimpin dan pengusaha media dari 202 media dari 102 negara. Mereka antara lain para presiden direktur, direktur jenderal dan para pemimpin redaksi dari kantor berita, televisi radio, dan media online. Antara lain hadir para pemimpin Associated Press, BBC, Reuters, NBC, Al Jazeera, Kyodo, Xinhuda, MENA, dan lain-lain. Organisasi internasional seperti Unesco dan juga anggota parlemen Eropa juga diundang ke acara ini. Dari Indonesia, ada lima media yang diundang ke acara ini, yaitu Antara, RRI, TVRI, detikcom dan Tribunnews.
Pertemuan ini akan membahas banyak hal. Antara lain mengenai isu-isu media massa di dunia, seperti makin tumbuhnya media online, termasuk social media. Pertemuan juga akan membahas mengenai isu bisnis di media massa dan juga kode etik jurnalistik.
(asy/mad)











































