Yang paling banyak disoroti adalah anggotanya di DPR baik pusat maupun daerah karena mentalitas anggota yang tak lagi menjaga idealisme.
"Partai ini banyak yang tersandera. Banyak orang masuk ke DPR bukan idealisme tapi mata pencaharian. Lembaga survei menyatakan DPR sebagai lembaga terkorup karena sudah hampir 100 anggota DPR ditahan lembaga penegak hukum," kata Martin dalam dialektika di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat Pak SBY katakan bukan hanya PD tapi partai lain juga. Jadi kemudian seperti saling menyandera. Tiba-tiba kok muncul kasus Zulkarnaen Djabbar. Padahal kasus ini sudah muncul sejak lama tapi ini tidak bisa dibuktikan," katanya.
"Bahwa tugas kita adalah menjawab hasil survei mudah-mudahan tahun mendatang DPR tidak menjadi lembaga terkorup. Hasil reformasi adalah demokrasi harus kita perkuat agar rakyat mendapatkan kesejahteraannya. Tapi kalau ternyata DPR tidak benar, kita bisa melawan karena cita-cita reformasi kita," lanjut Martin.
(van/aan)











































