Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Sultra, Rustam Effendi mengatakan, bendahara mengetahui brankas hilang sekitar pukul 08.00 WITA, ketika baru masuk pintu ruangan kerjanya.
"Saat bendahara (Ambo-red) membuka pintu ruangan, seluruh berkas berantakan di lantai. Sedangkan berkas yang berada di samping sudah raib," katanya.
Menurut Rustam, uang tunai dalam berkas itu merupakan gaji 7 orang anggota DPRD Sultra dan potongan untuk fraksi.
Pelaku diduga masuk melalui ventilasi jendela ruangan bendahara. Pasalnya, ventilasi jendela bagian atas terbuka.
Rustam menjelaskan, gedung sekretariat DPRD Sultra dijaga oleh 4 personel Satpol PP setiap harinya. Namun, semalam dua orang diantaranya tidak masuk, karena sakit.
Kepolisian masih menyelidiki kejadian ini. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Rofika mengatakan, pihaknya langsung menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi.
"Saat ini kami masih menunggu kedatangan dua orang petugas jaga di sekretariat DPRD Sultra semalam untuk pemeriksaan. Mengenai tersangka, nanti ya," tutupnya.
(trw/trw)











































