Pesona Pijat Bali dan Pemijat Bergaji Besar

Laporan dari Moskow

Pesona Pijat Bali dan Pemijat Bergaji Besar

Arifin Asydhad - detikNews
Kamis, 05 Jul 2012 12:31 WIB
Pesona Pijat Bali dan Pemijat Bergaji Besar
Moskow - Kedekatan Indonesia dengan Rusia bisa dilihat dari produk Indonesia yang disukai oleh warga Rusia. Di Moskow misalnya, pijat Bali sangat diminati oleh warga Rusia. Di Moskow, ada sekitar 140 orang perempuan pemijat dari Bali. Wow! Di ibukota Rusia ini, mereka mendapat gaji besar.

Data dari KBRI Moskow, pijat Bali mulai digalakkan di spa-spa di Rusia sejak lima tahun lalu. Para pemijat Bali memang khusus didatangkan dari Bali. Mayoritas mereka bekerja di spa 7Krasok, salah satu perusahaan spa terbesar di Rusia.

Pesona Pijat Bali ini juga diiklankan di banyak banner di pinggir jalan-jalan raya Moskow. Iklan yang dipamerkan juga bernuansa Indonesia, dengan menampilkan foto-foto para pemijat berpakaian Bali. Di Moskow, spa Pijat Bali ini diminati oleh kalangan menengah ke atas. Wajar kalau tarif untuk spa Pijat Bali cukup mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tarif pijat Bali di spa ini sekitar US$ 100 hingga US$ 150 per jam," kata Dubes RI untuk Moskow Djauhari Oratmangun saat berbincang-bincang dengan beberapa pimpinan media Indonesia di kantor KBRI, Novokuznetsaya, Ulitsa 12, Moskow, Rabu (4/7/2012). Beberapa pimpinen media Indonesia berada di Moskow untuk mengikuti pertemuan pimpinan media sedunia, World Media Summit II, yang digelar di Workd Trade Center 4-8 Juli 2012.

Menurut Djauhari, para pemijat Bali ini digaji lumayan tinggi. "Gaji per bulan mereka US$ 1.500 hingga US$ 2.000. Gaji ini belum ditambah dengan pemberian tip sekitar US$ 20 dari orang yang dipijat. Kebiasaan orang kaya Rusia, selalu mengasih tip dalam jumlah besar," jelas Djauhari.

Kabid Sospenbud KBRI Moskow M Aji Surya menambahkan para pemijat dari Bali ini direkrut oleh 7Krasok secara langsung dari Bali. Setelah diseleksi di Bali, mereka kemudian diboyong ke Moskow. "Saat ini ada sekitar 140 pemijat dari Bali yang ada di sini," ujar Aji. Saat ini, Pijat Bali sudah mengalahkan pesona pijat Thailand yang sebelumnya juga cukup dikenal di Moskow.

Beberapa hari lalu, para pemijat Bali ini sempat bertemu Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar. Mereka senang bisa bertemu menteri dan berdialog. Pada kesempatan itu, Linda juga memberikan semangat kepada mereka untuk bekerja secara profesional di Moskow.

Menurut Aji, di Moskow, para pemijat Bali ini diberi hak-hak sebagai pekerja, termasuk hari libur. "Setiap 17 Agustus, mereka juga mendapat hari libur. Mereka selalu datang ke KBRI dan mengikuti serangkaian kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan bersama dengan warga Indonesia lainnya," jelas Aji.

(asy/nrl)


Berita Terkait