"Kejadiannya kemarin sore. Karena keberatan, korban melapor ke polisi," ujar Kapolsek Wenang, Kompol AV Montung kepada detikcom, Kamis (5/7/2012).
Menurut Montung, perselisihan keduanya hanya karena lubang septic tank korban berdekatan dengan sumur bor pelaku. Karena takut tercemar, pelaku meminta korban menutup septic tank tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, meski sudah dilaporkan, pihaknya masih berupaya mempertemukan kedua pihak, karena keduanya masih mempunyai hubungan keluarga dekat.
"Kalau memang tidak ada kata sepakat, laporannya akan kami proses sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.
Informasi yang dihimpun detikcom, korban sedang menjaga toko yang berada kelurahan Pinaesaan kecamatan Wenang, Rabu (4/7/2012) sekitar pukul 17.30 WITA.
Tiba-tiba datang pelaku membawa ember berisi air kencing dan langsung mengguyurkan ke kepala janda cantik ini hingga basah kuyup.
Takut majikannya dipukul, Jolly Modeong (37) mencoba melerai, namun terpeleset air kencing yang menggenangi lantai toko.
Saat itu pelaku memukulkan ember ke kepala dan memukul dada karyawan sepupunya dan kemudian meninggalkan toko.
(trw/trw)











































