Jumlah Mahasiswa Baru Undip Tak Mampu Naik 100%

Jumlah Mahasiswa Baru Undip Tak Mampu Naik 100%

- detikNews
Senin, 23 Agu 2004 16:10 WIB
Semarang - Dugaan akan kian banyaknya orang kesulitan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternyata benar. Berdasarkan data posko BEM Universitas Diponegoro (Undip) dibanding tahun lalu jumlah mahasiswa baru yang tak mampu membiayai kuliah naik 100%, dari 6 menjadi 12 orang.Presiden BEM Undip, Aris Fajar Rohani, mengatakan memang ada peningkatan jumlah mahasiswa baru yang tak mampu bayar kuliah di kampusnya. "Tahun ini, sudah masuk 12 orang. Masih mungkin bertambah, karena posko akan tetap kami buka sampai 25 Agustus mendatang," kata Aris ketika ditemui detikcom di ruangannya, Jl. Imam Bardjo Semarang, Senin (23/08/2004).Aris menambahkan, 12 mahasiswa baru itu merupakan hasil seleksi. Sebelumnya ada 20 orang yang mendaftar, tapi setelah diseleksi hanya 12 orang yang lolos mendapatkan bantuan berupa dana sebesar 2,5 juta rupiah per orang. Dana itu akan digunakan biaya masuk Undip.Untul tahun ajaran 2004/ 2005, biaya masuk Undip terdiri dari SPP sebesar 550 ribu rupiah, SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) sebesar 1,5 juta rupiah. Selain itu, biaya masuk juga ditambah dengan uang praktikum yang biasanya mencapai 150 ribu rupiah dan biaya-biaya seperti jaket almamater, dan buku pegangan kuliah."Dengan bantuan 2,5 juta rupiah itu kami mengharapkan mereka bisamenyelesaikan proses administrasi. Dana itu berstatus pinjaman. Mereka bisa membayar sesuai kesepakatan. Bisa dua semester, atau tiga semester," tutur Aris.Mengenai proses diterimanya ke-12 mahasiswa baru itu sebagai penerima bantuan, Aris menjelaskan pihaknya membuka posko yang berlokasi di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa). Di sana semua maba bisa memasukkan namanya sebagai mahasiswa yang tidak mampu membayar kuliah. Setelah itu, BEM dan rektorat menyeleksi."Yang ikut seleksi Sabtu kemarin (21/08) ada 20 orang. Tapi yang diterima hanya 12 orang. Itu berdasarkan pertimbangan-pertimbangan seperti penghasilan orang tua, kemampuan intelektual, dan semangat kuliahnya," terangnya.Ke-12 orang itu adalah Dhani Mahendra (Teknik Industri), R Kaka Dewayana P (Teknik elektro), Abdulah Hafidh (Peternakan), Kartika Aprilia (Peternakan/Produksi Ternak), Imron Hamzah (Kedokteran), Surya Kurnia (MIPA Bilogi), dan Dwi Nur Fitriani (FISIP Adiminsitrasi niaga).Dimas Aris Sera (Ekonomi Manajemen), Erry Windiartin (Sastra Inggris), Muhammad Trani (Ekonomi), dan seorang diterima di Teknik Arsitektur tapi belum dicantumkan namanya."Pada 25 Agustus mendatang, BEM dan rektorat juga akan melakukan seleksi lagi. Diharapkan mahasiswa baru bisa mendaftarkan diri jika merasa tak mampu membayar uang kuliah," demikian Aris. (nrl/)


Berita Terkait