detikcom yang berkesempatan berkunjung ke monumen itu pada pertengahan Juni 2012 lalu menemukan kondisi yang jauh dari harapan. Monumen yang terletak di atas bukit itu terlihat catnya sudah memudar dan terkelupas.
Dinding monumen itu sudah berlumut. Ada pula sisa vandalisme berupa coretan-coretan di tembok monumen. Sampah, termasuk dedaunan, banyak berserakan di sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, lokasi monumen ini dekat sekali dengan objek wisata Gua Pindul. Tapi biasanya, usai naik anak tangga yang mencapai 190 anak tangga, pengunjung langsung menuju ke lokasi Gua Pindul. Monumen yang dibangun pada 1974 untuk mengusung semangat perlawanan Jenderal Sudirman itu pun seolah dilupakan.
Objek wisata Gua Pindul merupakan salah satu gua yang dialiri sungai bawah tanah. Keajaiban alam di Gua Pindul ini memang banyak memikat wisatawan. Seluruh area kompleks wisata itu di bawah pengelolaan kawasan wisata Gua Pindul.
(ndr/nrl)











































