Ruang Panel Kantor Telkom Jateng-DIY Terbakar, Ribuan Karyawan Panik

Ruang Panel Kantor Telkom Jateng-DIY Terbakar, Ribuan Karyawan Panik

- detikNews
Rabu, 04 Jul 2012 12:07 WIB
Ruang Panel Kantor Telkom Jateng-DIY Terbakar, Ribuan Karyawan Panik
Mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api (angling ap/detikcom)
Semarang - Ruang panel gedung PT. Telkom Jateng-DIY di Semarang terbakar. Sempat terdengar ledakan dari ruangan tersebut. Akibatnya ribuan karyawan panik untuk menyelamatkan diri.

Bagian Regional Komunikasi PT. Telkom Jateng DIY, Widiyoko mengatakan kejadian berawal saat listrik mati sekitar pukul 10.00 WIB. Sesaat setelah itu listrik kembali menyala namun diikuti bunyi ledakan dari ruang panel.

"Sempat terdengar bunyi letupan korslet tiga sampai empat kali," ungkap Widiyoko di lokasi kejadian, gedung PT. Telkom Jateng-DIY, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (4/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat kebakaran yang terjadi di ruang panel tersebut, seluruh alarm di gedung PT. Telkom diaktifkan dan membuat panik seluruh karyawan. Salah satu karyawan bagian jaringan teknik Flexi, Yusuf Kurniawan bahkan sempat salah jalan saat hendak menyelamatkan diri dari lantai tujuh.

"Keadaan panik, hiruk pikuk. Saya sampai salah jalan malah menuju ke sumber kebakaran," akunya.

Meskipun tidak menelan korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut beberapa baterai kering yang digunakan untuk cadangan energi komputer di gedung PT. Telkom terbakar. Diduga baterai kering meledak karena tidak kuat menahan arus yang kuat setelah lampu mati.

"Saat kejadian sempat menimbulkan api," imbuh Widiyoko.

Sementara itu Widiyoko juga menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut tidak berpengaruh pada layanan komunikasi. Menurutnya, kejadian di ruang panel hanya akan berpengaruh pada ruangan administrasi.

"Sarana kerja berupa komputer mati namun tidak memutus layanan komunikasi," terangnya.

Dua mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Beruntung api cepat ditangani dan tidak menjalar ke ruangan lain. Hingga saat ini pihak kepolisian masih menelusuri penyebab kebakaran.


(alg/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads