Komisi VIII Nilai Lonjakan Anggaran Proyek Alquran Wajar

Komisi VIII Nilai Lonjakan Anggaran Proyek Alquran Wajar

Ferdinan - detikNews
Rabu, 04 Jul 2012 11:56 WIB
Komisi VIII Nilai Lonjakan Anggaran Proyek Alquran Wajar
Jakarta - Komisi VIII DPR menilai wajar terjadinya lonjakan anggaran proyek pengadaan Alquran di Kementerian Agama. Anggaran proyek Alquran meningkat menjadi puluhan miliar setelah sebelumnya tak lebih dari Rp 2 miliar.

"Lompatan anggaran ini jangan dicurigai dulu. Selama ini dengan uang Rp 1,4 dan Rp 1,1 miliar hanya bisa mencetak 60 ribu Alquran. Jadi Kemenag mengeluh karena uangnya tidak cukup," kata Wakil Ketua Komisi VIII Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Jazuli menjelaskan, pengadaan Alquran memang diusulkan Kemenag ke Komisi. Proyek ini didukung karena dinilai efektif untuk mencegah ekstrimisme umat beragama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah menjadi kewajiban pemerintah melakukan bimbingan umat beragama supaya tidak salah paham terhadap agamanya. Salah satu upaya adalah dengan memberikan kitab sucinya," imbuh dia.

Karena itu Kemenag meminta tambahan anggaran agar Alquran dicetak dalam jumlah besar sesuai kebutuhan. "Kalau 60 ribu kitab, umatnya sekitar 200 juta lalu berapa lama ekstrimisme ditanggulangi. Menurut saya alasannya sangat rasional," tuturnya.

Seperti diketahui, anggaran proyek Alquran tercatat mencapai Rp 22 miliar pada APBN Perubahan 2011. Nilainya meningkat menjadi Rp 55 miliar di APBN Perubahan 2012.

KPK menetapkan anggota Komisi VIII Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia sebagai tersangka dugaan kasus suap pembahasan anggaran proyek Alquran. Politikus Golkar Zulkarnaen diduga mengarahkan anggaran untuk proyek terssebut.

(fdn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini