"Pencalonan Ibas sebagai cawapres oleh Partai Golkar adalah lelucon politik yan tidak lucu. Saya tidak habis pikir bagaimana Golkar sebagai partai besar bisa berkesimpulan hendak mencalonkan Ibas jadi Wakil Presiden," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, Rabu (4/7/2012).
Menurut Martin, dengan wacana tersebut, Golkar terkesan seolah-olah menyepelekan jabatan Wapres tersebut sebagai jabatan yang tidak terlalu penting. Sehingga Capres yang pegang kendali penuh jika terpilih menjadi Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin menilai, sebaiknya Golkar tidak meremehkan aspirasi rakyat dalam menggadang-gadang seseorang menjadi Capres atau Cawapres. Harus ada keseriusan dan rasa tanggungjawab yang tinggi dalam mencalonkan sesorang.
"Pencalonan Presiden dan Wapres oleh Golkar dalam Pemilu 2014 akan menjadi tolok ukur bagi rakyat dalam menilai sejauh mana keseriusan partai tersebut untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," tandasnya.
(van/ndr)











































