"Kami sudah terima surat panggilan. Anas pasti datang," kata Firman melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (3/7), saat dikonfirmasi perihal pemeriksaan.
Anas sesuai jadwal di KPK diperiksa, Rabu (4/7/2012). Anas diperiksa terkait posisinya yang pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD).
Nama Anas di kasus Hambalang ini, awalnya muncul dari Nazaruddin. Mantan bendahara umum PD ini 'bernyanyi' Anas ikut terlibat di kasus Hambalang. Uang proyek Hambalang disebut Nazaruddin mengalir untuk kongres di Bandung.
Kemudian politikus PD Ignatius Mulyono yang menyebut Anas pernah memintanya membantu mengurus sertifikat Hambalang ke BPN. Ignatius adalah anggota Komisi II yang juga mitra BPN.
Anas sudah membantah menerima uang. Dia bahkan bersumpah tidak menerima satu rupiah pun dari proyek Hambalang. Anas bahkan menyatakan siap digantung di Monas.
(ndr/ndr)











































