Tabrak Pasutri hingga Tewas, Truk Kontainer di Samarinda Dibakar Massa

Tabrak Pasutri hingga Tewas, Truk Kontainer di Samarinda Dibakar Massa

Robert - detikNews
Selasa, 03 Jul 2012 18:30 WIB
Tabrak Pasutri hingga Tewas, Truk Kontainer di Samarinda Dibakar Massa
Truk rusak dibakar massa (robert/detikcom)
Samarinda -

Truk trailer bermuatan kontainer di Samarinda, Kalimantan Timur, bernomor polisi BE 9783 BV, Selasa (3/7/2012), hangus dibakar massa. Massa geram karena truk tersebut menabrak pasutri pengendara motor hingga tewas.

Informasi diperoleh detikcom, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 12.00 WITA, di jalan poros Kutai Kartanegara-Pelabuhan Peti Kemas Palaran, kelurahan Bukuan, kecamatan Palaran. Motor jenis matic bernomor polisi KT 6174 yang dikendarai Samsul yang membonceng istrinya Lastri, berupaya menyalip trailer di depannya.

Namun nahas motor yang dikendarai Samsul tiba-tiba mengalami gangguan mesin sehingga mendadak berjalan pelan. Trailer yang melaju kencang, tidak dapat menghindari motor Samsul yang berada di depannya sehingga terperosok ke bawah kolong trailer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasangan suami istri itu (Samsul dan Lastri) sempat terseret sejauh 1 kilometer. Motornya ikut terseret karena menyangkut di bawah trailer," kata Kanit Reskrim Polsekta Palaran Ipda Supriadi, kepada wartawan di lokasi, Selasa (3/7/2012).

Satu jam kemudian, warga sekitar yang mengetahui Samsul dan Lastri tewas seketika di lokasi kejadian, mendatangi truk tersebut. Beruntung sang sopir, yang diketahui bernama Sulis, tidak berniat melarikan diri dan langsung diamankan aparat kepolisian untuk menghindari amukan massa.

"Si sopir (Sulis), kita amankan di Mapolresta (Samarinda). Sedang dilakukan penyidikan oleh Satlantas," ujar Supriadi.

Meski Sulis diamankan, massa terlanjur emosi dan membakar trailer tersebut. Bahkan sepeda motor milik korban yang berada di bawah trailer, ikut hangus terbakar dan menyisakan piringan cakram serta velg.

"Pengakuan si sopir truk, dia tidak tahu kalau trailer yang dia kemudikan menabrak motor di depannya dan tersangkut di kolong trailer," terangnya.

"Tapi sekali lagi, ini masih diselidiki Satlantas Polresta Samarinda karena menyangkut insiden kecelakaan lalulintas," tambahnya.

Kedua korban yang terlindas trailer, tewas dengan kondisi mengenaskan. Jenazah keduanya dibawa ke RS untuk divisum.

Darsono, warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, saat trailer akan menabrak motor korban, sang istri Lastri sempat berteriak histeris meminta sang sopir tidak menabraknya.

"Sempat terdengar teriakan panjang minta tolong waktu sebelum tertabrak trailer. Tapi entahlah, si sopir itu apa mendengar atau tidak," kata Darsono.

Sedangkan pengamatan di lokasi hingga Selasa (3/7/2012) petang, akibat insiden tersebut, puluhan warga masih berkumpul di sekitar lokasi kecelakaan. Mereka memblokir jalan yang sehari-harinya memang dilalui keluar masuk trailer bermuatan kontainer dari dan menuju Pelabuhan Peti Kemas Palaran.

Aparat kepolisian dan TNI terlihat berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi amukan susulan dari warga, yang meminta pertanggungjawaban pemilik trailer tersebut.

(trw/trw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads