"Selama ini Pak Sumirat kinerjanya bagus tapi pada usia 58 tahun memasuki usia pensiun. Beliau ingin melanjutkan jabatan fungsional di bidang pengelolaan gedung dan itu memang adanya di Kementerian PU Penggantinya kita mintakan kembali dari Kementerian PU, Pak Ir Ery Saptaria Achyar. Karena untuk pengelolaan gedung di Sekjen. Kita kan minta secara resmi ke sana dan beliau dulu yang membangun gedung di Nusantara I DPR," kata Sekjen DPR Nining Indra Saleh, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2012).
Nining menuturkan pergantian Kepala Biro Harbangin juga didorong Ketua DPR Marzuki Alie. Berhembus isu pergantian menyangkut pembangunan ruang baru Banggar DPR Rp 20 miliar yang dipimpin Sumirat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ery adalah pejabat eselon III di Kementerian PU. Mantan Kasubdit pengendalian Dirjen Penataan Ruang Wilayah I Kementerian PU ini akan naik pangkat menjadi pejabat eselon II setara Dirjen.
"Intinya kan karena kami baru masuk ke sini. Kami akan adaptasi dulu sebentar. Katakanlah yang baik kami lanjutkan. Kami akan bahas dengan pers juga. Kita bermitra," kata Ery.
Namun Ery tak bisa banyak berhemat untuk pembangunan gedung DPR. Karena anggaran perawatan dan pemeliharaan gedung DPR sudah diatur khusus. Kompleks DPR malah akan dibuatnya semakin cantik nan mewah.
"Yang jelas bangunan ini adalah bangunan yang sifatnya harus fungsional. Jadi harus memberikan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna DPR. Jadi kita harus menjamin kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas. Kita kan punya standard harga bangunan per meter persegi. Itu kan ada bangunan umum khusus gedung sederhana dan tidak sederhana. Bangunan khusus itu tidak bisa dengan standard sederhana. Ini akan dibuat gedung prestise, jangan dilihat dari segi politik tapi dari segi kegunaannya," paparnya.
Dia juga tak segan melanjutkan pembangunan gedung baru DPR. Jika anggota DPR kembali punya hasrat meneruskan proyek itu.
"Kalau gedung baru itu kan kami akan pelajari dulu. Kalau kebijakan itu kan dari pimpinan. Itu kan dari pimpinan. Kebijakan seperti apa kita lihat. Kita akan memberikan yang terbaik lah,"tandasnya.
(/)











































