Soal Taiwan, Singapura Tetap Dukung Cina

Soal Taiwan, Singapura Tetap Dukung Cina

- detikNews
Senin, 23 Agu 2004 13:48 WIB
Jakarta - Pemerintah Singapura berusaha memperbaiki hubungannya dengan Cina menyangkut masalah Taiwan. Ditekankan bahwa negara Asia Tenggara itu akan mendukung Beijing jika Taipei memprovokasi timbulnya konflik bersenjata di sepanjang Selat Taiwan.Demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dalam pidatonya yag disiarkan televisi nasional. PM baru negeri Singa itu menegaskan dukungan Singapura atas kebijakan satu Cina. "Cina telah memperjelas bahwa jika Taiwan bergerak menuju kemerdekaan, Cina tidak akan berdiam diri. Perang mungkin tidak bisa dihindari," tukas Lee dalam pidato kenegaraannya seperti dilansir AP, Senin (23/8/2004).Hubungan antara Singapura dan Cina dilanda ketegangan bulan lalu setelah Lee melakukan kunjungan pribadi dan tidak resmi ke Taiwan, rival lama Cina. Beijing marah besar dengan kunjungan itu. Dikatakan bahwa tindakan Lee itu melanggar pengakuan Singapura atas Beijing sebagai satu-satunya pemerintah Cina yang sah."Saya tidak akan mengubah kebijakan satu Cina kami," tegas Lee. "Jika perang meletus di sepanjang selat (Taiwan) itu, kami akan terpaksa memilih antara dua pihak itu... Namun jika konflik itu diprovokasi oleh Taiwan, maka Singapura tidak bisa mendukung Taiwan," imbuh pemimpin negara kota itu.Lee mengatakan, lawatannya ke Taiwan untuk melihat perkembangan di sana. Ia menyesal kunjungannya itu telah menimbulkan reaksi keras dari Cina. "Saya menyesalkan kunjungan saya ke Taiwan telah menyebabkan reaksi keras dari Cina, yang mempengaruhi hubungan," ujar Lee.Lee dilantik pada 12 Agustus lalu sebagai PM ketiga Singapura. Putra tertua Lee Kuan Yew, PM pertama negara itu, menggantikan Goh Chok Tong yang berkuasa selama hampir 14 tahun. (ita/)



Berita Terkait