Pantauan detikcom di warteg Jalan Bangka, Mampang, Jakarta, Selasa (3/7/2012), Hidayat beserta tim kampanyenya yang berjumlah sekitar 50 orang datang ke warteg. Ia disambut oleh Ketua Kowarteg, Sastoro, dan para pengurus Kowarteg yang mengenakan seragam warna pink.
Sesampainya di warteg, Sastoro mendeklarasikan dukungannya untuk Hidayat. Kemudian, Hidayat diajak makan siang oleh Sastoro. Ia dihidangkan sop iga sapi yang menjadi menu andalan warteg tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harapkan Pak Hidayat ini menjadi gubernur supaya rakyat kecil dibantu. Ngapain sih nyari duit ke warteg yang PAD nya cuma Rp 60 miliar setahun, makanya cari sumber dari yang lain apa gak malu cari dari warteg," kata Sastoro saat ditanya mengenai alasan dukungannya kepada Hidayat.
Sastoro mengaku sudah menginstruksikan 26.500 warteg yang ada di seluruh Jakarta untuk membantu upaya pemenangan Hidayat. Sebelum menyatakan mendukung Hidayat, Sastoro mengaku sudah dilamar oleh empat cagub yang lain. Namun ia menolak, dan memilih mendukung Hidayat.
Menanggapi aspirasi Sastoro, Hidayat mengatakan, jika jadi diterapkan perda pajak warteg yang saat ini dalam penundaan itu akan memberatkan pengusaha warteg. Oleh karena itu, jika ia terpilih, ia berjanji akan menghapus perda tersebut.
"Kalau saya jadi gubernur, perda itu akan saya cabut dan bekerjasama dengan warteg dan warung-warung lainnya," kata Hidayat.
Hidayat juga berjanji akan memberdayakan warteg menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Jakarta. Menurutnya, warteg berpotensi menjadi salah satu keunggulan di Jakarta.
"Nanti kita jadikan warteg menjadi keunggulan Jakarta, misalnya warungnya menjadi cantik, rapi dan makanannya diperbanyak lagi, itu jadi tempat tujuan wisata kuliner," tutur Hidayat.
(trq/mpr)











































