Semua jalur di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, dikuasai ribuan petani tembakau yang menolak pengesahan RPP Pengendalian Tembakau. Mereka tersebar di jalur lambat, jalur cepat dan jalur khusus bus (busway) yang mengarah ke Menteng.
Akibat "penguasaan" ini, lalu lintas di Kuningan mampet, Selasa (2/7/2012). Tak cuma massa, bus pariwisata pengangkut petani dari Jawa Tengah ini juga parkir di jalur lambat, di mulut jalan yang mengarah ke Mega Kuningan. Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari Kuningan lebih dulu.
Sasaran pendemo adalah gedung Kemenkes. "Kami menolak RPP tembakau, seandainya RPP ditandatangani otomatis petani tembakau kena imbas," kata petani tembakau asal Temanggung, Mustafin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wamenkes Ali Gufron pada Senin 2 Juli menyatakan, pihaknya mengupayakan RPP Tembakau disahkan secepat mungkin. Pemerintah sedang terus mengkampanyekan anti rokok, agar masyarakat lebih cenderung berperilaku hidup sehat.
Dia menuturkan pendapatan yang dihabiskan orang miskin untuk membeli rokok sebesar 19%. Sementara itu biaya kesehatan, warga miskin hanya menghabiskan 2,5% dari total pengeluarannya.
(fdn/nrl)










































