Eks Menkum Patrialis Temui Kapolri, Minta Backup Pengamanan Aset Tambang

Eks Menkum Patrialis Temui Kapolri, Minta Backup Pengamanan Aset Tambang

- detikNews
Senin, 02 Jul 2012 18:39 WIB
Eks Menkum Patrialis Temui Kapolri, Minta Backup Pengamanan Aset Tambang
Patrialis Akbar
Jakarta - Komisaris Utama PT Bukit Asam, Patrialis Akbar, menemui Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Mabes Polri. Eks Menteri Hukum dan HAM itu meminta Polri memberikan pengamanan aset-aset tambang dari perusahaan BUMN yang dipimpinnya.

"Kita minta dukungan moril saja pada kapolri supaya di lapangan kawan-kawan bisa bekerja dengan nyaman, karena ini kontribusi nyata untuk negara," kata Patrialis, di Mabes Polri, Senin (2/7/2012).

Selama ini wilayah kerja perusahaan tersebut mencakup daerah Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, Riau dan Kalimantan. Total luas wilayah pertambangannya mencapai 90 ribu hektare

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Patrialis membantah bila ada konflik di dalam tubuh BUMN tersebut sehingga pihaknya memerlukan bantuan pengamanan Polri menyusul pelaporan yang dilakukan pihaknya terhadap mantan Bupati Lahat, Harunata. Pelaporan itu terkait peralihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam kepada 34 perusahaan swasta.

"Tidak ada, hanya dukungan moril supaya yang di lapangan bisa bekerja tenang," katanya menegaskan.

Di tempat sama, Direktur Utama PT Bukit Asam, Milawarma, mengakui pihaknya membutuhkan dukungan dan backup dari Polri. Dukungan itu diperlukan, menurut dia, karena PT Bukit Asam memasok 50 persen batubara untuk pembangkit listrik di Jawa-Bali.

"Sebagai objek vital nasional tentunya butuh backup dan dukungan. Karena wilayah operasi kita cukup luas, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan. Luasnya cukup besar sekitar 90 ribu hektar dan lintas wilayah perlu pengamanan dari kepolisian. Alhamdulillah, beliau mendukung," pungkasnya.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini