Gaji Anggota Dewan Dirampok, Rp 738 Juta Lenyap

Gaji Anggota Dewan Dirampok, Rp 738 Juta Lenyap

- detikNews
Senin, 02 Jul 2012 15:59 WIB
Kepri, - Dua orang perampok berhasil menggondol uang Rp 738 juta dari mobil Bendahara DPRD Bintang, Kepri. Uang sebanyaknya itu lenyap, anggota dewan tak jadi gajian.

Peristiwa perampokan ini terjadi, Senin (2/7/2012) di Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Kepri. Korbannya adalah Bendahara DPRD Bintan, Afandi bersama stafnya yang baru saja mengambil gaji anggota dewan di Bank Riau-Kepri.

Afandi bersama stafnya, sekitar pukul 10.00 WIB baru saja selesai mengambil uang gaji wakil rakyat itu di Bank Riau-Kepri di Jl T Umar, Tanjungpinang. Keduanya pun bergegas keluar dari parkiran dengan menggunakan mobil kijang kapsulnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka langsung menuju gedung DPRD Bintan, karena memang uang tersebut sudah tunggu untuk membayar gaji anggota dewan. Tapi diperjalanan, rupanya mobil yang mereka tumpangi berdua itu terpaksa berhenti. Ini karena ban bagian belakang mobil kempes.

Afandi dan stafnya pun turun dari mobil tersebut. Mereka mencoba membuka ban kempes tersebut sedangkan stafnya mencoba membuka ban serap. Saat keduanya lagi kerja keras, tanpa disadari rupanya sudah dibuntuti dua orang perampok.

Berjarak 20 meter di bagian depan mobil ini ternyata sudah menunggu dua orang berboncengan dengan sepeda motor. Salah seorang di antaranya turun dan mengarah ke mobil yang lagi kempes ban tersebut. Pria itu dengan mudahnya mengambil tas berisikan gaji anggota dewan yang berada di jok depan.

Afandi dan stafnya sempat kaget dengan kehadiran sosok pria yang tak mereka kenal sambil menggondol tas berisikan uang tersebut. Spontan Afandi teriak minta tolong kalau mereka menjadi korban perampokan.

Perampok tersebut berlari kencang menuju rekannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor. Akhirnya gaji anggota dewan pun digondol perampok.

β€œKita sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Tanjungpinang. Kita juga akan melaporkan kasus ini ke Mendagri, karena uang gaji anggota dewan yang dirampok itu,” kata Kabag Keuangan DPRD Bintan Erianto kepada wartawan.

(cha/mpr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads