FBR vs PP Kembali Bentrok di Cengkareng, 1 Orang Luka Bacok

- detikNews
Senin, 02 Jul 2012 11:53 WIB
Jakarta - Bentrokan antara dua ormas yaitu Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi. Kali ini bentrokan terjadi di wilayah Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat kejadian ini seorang yang merupakan anggota PP mengalami luka-luka.

"Kejadiannya hari Minggu (1/7) sekitar pukul 21.45 WIB. Satu orang yang luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Kapolsek Cengkareng, Komisaris Polisi Rudy Reinewald saat dihubungi oleh detikcom, Senin (2/7/2012).

Saat ini menurut Rudy situasi sudah mulai kondusif. Namun, untuk mencegah terulangnya hal yang serupa, pihaknya sudah menyiapkan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan cara melakukan patroli rutin, di sekitar wilayah yang kira-kira rawan terjadi bentrokan.

"Terutama kita antisipasi pos-pos ormas baik FBR maupun PP yang berada di wilayah kita. Kita lakukan patroli rutin seperti biasa di wilayah-wilayah rawan," tutur Rudy.

Kejadian ini bermula ketika 3 anggota PP yang sedang nongkrong di pos PP di Jalan Bangun Nusa RT 3 RW 3 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat tiba-tiba diserang oleh massa FBR. Massa FBR yang diperkirakan berjumlah 50 orang lalu langsung mengeroyok tiga orang anggota PP, sehingga satu orang mengalami luka bacok. Sementara dua lainnya berhasil melarikan diri, hingga saat ini belum diketahui motif penyerangan terhadap pos PP tersebut.

Sebelumnya, kericuhan antar PP dan FBR terjadi di Gandaria, Jaksel, pada Minggu (29/4) malam. Untungnya kericuhan ini tidak membesar dan berubah menjadi bentrokan. Tidak ada yang diamankan dalam peristiwa itu.

Kemudian, kericuhan FBR dan PP terjadi pada Rabu (27/6) pukul 03.00 WIB di pasar Cipadu Tangerang atau tepatnya di komplek Pajak Cipadu. Ormas PP menyerang rumah milik anggota FBR. Akibat ricuh ini satu unit mobil, satu sepeda motor rusak berat, dan seorang anggota FBR bernama Icu tewas dengan kondisi alat vital hilang dan leher nyaris putus.

Sementara Polda Metro Jaya mendata belasan keributan yang dilakukan ormas, termasuk 2 ormas tersebut antara Januari-Februari 2012, berikut datanya:

Januari 2012:

1. Pengrusakan di Gardu Pos Pemuda Pancasila (PP) Lapangan Garuda, Jl H Sadeli RT 08/02, Cipulir, Kebayoran Baru, Jaksel pada 2 Januari 2012 pukul 19.49 WIB. Bentrokan ini diduga dilakukan oleh kelompok Front Betawi Rempug (FBR). Dalam bentrokan itu, gardu pos PP rusak.

2. Gardu FBR yang terletak di Jl Raya Raden Fatah RT 03/06 Sudimara Selatan, Ciledug, Tangerang Kota pada 2 Januari pukul 02.00, dibakar. Seorang anggota FBR, Ahmad Rodeli (32) mengalami luka robek pada jempol tangan kiri dan lecet pada lutut dalam bentrokan tersebut. Selain itu, massa merusak gardu FBR. Pelaku bernama Muhammad Irwan (28) diamankan.

3. Kasus penganiayaan dan pengrusakan gardu ormas PP di Jalan Andara Ujung RT 02/02 Gang Pribadi, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere, Depok pada 9 Januari pukul 01.10 WIB. Pelaku masih dalam penyelidikan.

Dalam peristiwa ini, tiga korban bernama Marah Husein (35), ahmad darozi (22), Ruki Markhan (22) dan Damai Eko Prasetyo dibacok oleh sekitar 55 orang. Tidak hanya itu, akibat dari peristiwa itu, satu unit motor Yamaha Vega B 6575 UM dan Yamaha Mio B 6623 ERB dirusak.

4. Massa Front Pembela Islam (FPI) merusak kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 12 Januari pukul 10.55 WIB saat melakukan aksi unjuk rasa menolak pencabutan Perda Minuman Keras (Miras).

5. Pengrusakan posko Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Percetakan Negara II RT 17/07 Kelurajan Johar Baru, Jakpus pada 20 Januari pukul 10.20 WIB. Ormas FBR dengan menggunakan kayu balok, samurai, besi, batu melakukan pengrusakan di pos PP sehingga mengakibatkan kaca pecah dan bangku plastik pecah.

6. Posko FBR di Jl Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jaksel pada 25 Januari pukul 10.10 WIB diserang dan dirusak massa. Pelaku masih dalam penyelidikan.

7. Kantor Lembaga Penyuluhan Pembelaan Hukum PP di Jl Tebet Barat Dalam II No 4A Tebet Barat, Jaksel pada 25 Januari pukul 04.30 WIB dirusak oleh sekitar 30 orang anggota FBR yang menggunakan motor.

8. Keributan FBR vs PP di depan kantor Menara Jamsostek, Mampang Prapatan, Jaksel pada 28 Januari pukul 17.30 WIB. Keributan dipicu akibat pihak FBR menurunkan bendera PP dan menggantinya dengan bendera FBR pada 27 Januari.

Dalam bentrokan itu, dua orang dari anggota PP ditangkap yakni Mulyadi karena memiliki sepucuk senpi rakitan, 13 mesiu, 51 gotri dan selinting ganja, dan Zulkifli karena kedapatan memiliki samurai. Sementara 58 anggota FBR diamankan.

Februari 2012:

1. Pengrusakan gardu FBR di Jl Simprug RT 02/05 Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jaksel pada 11 Februari pukul 14.00 WIB. Dalam peristiwa itu, dua anggota FBR bernama Asmuni dan Sholeh mengalami luka.

2. Pengrusakan di gardu pos PP di Jalan Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jaksel pada 13 Februari pukul 14.30 WIB. Kerugian, pos PP rusak. Dalam kasus ini, polisi mengamankan 5 pelaku diantaranya Malawih dengan barang bukti berupa sebilah celurit, ketapel dan dua bilah parang.

3. Pengrusakan gardu FBR 0305 Gebrak, di Jl Mesjid Darul Fallan Ujung Aspal , Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jaksel pada 14 Februari pukul 20.10 WIB. Pelaku diduga ormas PP berjumlah sekitar 10 orang menyerang gardu GBR dan mengakibatkan seorang bernama Muklis mengalami luka pada kelingking kiri.

"Sementara pada tahun 2011, keributan FBR sebanyak 16 kali dan FPI sebanyak satu kali," pungkasnya.

(riz/nwk)