Bentrokan Warnai Demo Tukang Becak di Tangerang
Senin, 23 Agu 2004 10:43 WIB
Jakarta - Sekitar 2.000 penarik becak yang tergabung dalam Jaringan Becak Jabodetabek menggelar aksi di kantor Walikota Tangerang, Jl. Satria Sudirman, Tangerang. Demo menolak pelarangan becak di wilayah Kota Tangerang ini sempat diwarnai bentrokan.Menurut aktivis Jaringan Becak Jabodetabek, Nirwan, bentrokan terjadi karena aparat trantib dan kepolisian bersikap berlebihan dalam melakukan pengamanan. Dalam keributan ini sempat terjadi aksi lempar batu dan merusak sebuah mobil trantib."(Bentrokannya) kecil saja. Sudah cepat diredakan. Tidak ada yang terluka," kata Nirwan yang dihubungi detikcom melalu telepon seluler, Senin (23/8/2004) pagi.Dijelaskan Nirwan, massa sudah berkumpul sejak pukul 09.00 WIB. Sebelum menggelar aksi di depan kantor Walikota Tangerang massa sempat berkelling kota, yakni dari daerah Sintenala, Tanah Tinggi, Grindeng, baru kemudian menuju Kantor Walikota.Saat ini, jelas Nirwan, aksi masih berlangsung. Sekitar 25 perwakilan demonstran yang dipimpin Rasdullah sudah masuk ke Kantor Walikota untuk berdialog dengan Walikota Tangerang Wahidin Halim.Menurut Nirwan, ada empat tuntutan yang dibawa pengunjukrasa. Yakni, pertama, menuntut pencabutan Perda No.5/2004 dan SK Walikota No.6/2004 tentang pelarangan dan daerah jalan bebas becak.Kedua, menuntut Walikota Tangerang agar bersedia berdialog dengan penarik becak untuk mencari alternatift penyelesaian. Ketiga, menjamin tidak ada penggarukan becak selama dialog berlangsung dan sebelum ada kesepakatan bersama. Dan, keempat, tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam penertiban becak.
(gtp/)











































