Pagi Ini SBY Bertolak ke Australia

- detikNews
Senin, 02 Jul 2012 02:42 WIB
Jakarta - Presiden SBY pagi ini bertolak ke Darwin, Australia. Agenda utama kunjungan kerjanya adalah mengikuti pertemuan konsultasi tahunan antara pemerintah RI dan Australia.

Kali ini adalah pertemuan yang ke dua, setelah tahun lalu digelar di Nusa Dua, Bali. Berbagai isu hubungan dua negara bertetangga dekat ini dibahas untuk dicarikan solusinya.

"Pertemuan ini adalah konsultasi tahunan atas masalah bilateral secara komprehensif. Kita siapkan masukan hasil pembahasan inter kementerian untuk semua isu," ujar Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, Senin (2/7/2012) dini hari.

Selain melakukan evaluasi atas tindak lanjut kesepakatan hasil pertemuan pertama di Bali, Faiz belum bisa memaparkan isu aktual apa saja yang akan dibahas. Namun dia menekankan fokus pertemuan Presiden SBY dengan PM Julia Gillard adalah peningkatan kerjasama bilateral di bidang ekonomi.

"Lebih jauh lagi, akan didorong interaksi ekonomi dan konektivitas yang lebih tinggi antara kawasan Indonesia bagian timur dengan wilayah Northern Territory di Australia," ujar Faiz.

Terkait hal itu, Presiden SBY juga akan bertemu para pelaku bisnis utama Australia. Pertemuan ini diselenggarakan dalam forum yang bertajuk Australia-Indonesia Business Council.

Setelah itu Presiden RI dan Ny Ani Yudhoyono mengunjungi National Critical Care and Trauma Response Center di Royal Darwin Hospital. Rumah sakit ini telah membangun kerjasama dengan RSUP Sanglah di Denpasar, Bali.

Menurut jadwal, pesawat kepresidenan Garuda Indonesia lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusmah, Jakarta, pada pukul 07.00 WIB. Berbeda dengan kunjungan lain ke luar negeri yang biasanya menggunakan Airbus A330-300, kali ini yang digunakan adalah Boeing 737-500.

Penggunaan pesawat yang lebih kecil ini ada hubungannya dengan rencana kunjungan kerja Presiden SBY ke Kupang, NTT, setelah dari Darwin, Australia, pada 5 Juli 2012. Landasan di bandaranya yang pendek, tidak memungkinkan didarati pesawat sebesar Airbus A330-300.


(lh/mok)