Setelah melakukan pertunjukan di dalam stadion selama dua jam, ratusan peserta SBC 5 keluar dari stadion. Selanjutnya mereka berjalan menyusuri Jalan Slamet Riyadi ke arah timur menuju Bundaran Gladag, selanjutnya berbelok kiri masuk ke Jalan Sudirman dan akan berakhir di Balaikota Surakarta. Jarak yang akan mereka tempuh mencapai lebih dari 3 kilometer.
Suasana di jalanan berbeda dengan suasana di dalam stadion. Jika di dalam stadion, acara terkesan dingin dan tidak banyak menyedot penonton, suasana di luar justru sebaliknya. Warga yang menunggu semenjak sore tetap bertahan untuk menyaksikan hiburan gratis yang dibiayai APBD tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panitia sebelumnya sempat menjanjikan akan memberikan pagar betis dari patugas keamanan untuk memisahkan penonton dengan peserta agar jalannya karnaval bisa disaksikan dengan nyaman oleh semua pihak. Menurut panitia, hal itu dilakukan karena belajar dari pengalaman pelaksanaan SBC sebelumnya yang kurang mampu mengelola penonton.
Namun rupanya janji panitia tersebut tidak sepenuhnya dilaksanakan. Pagar betis yang dijanjikan semula juga tidak terlihat di lapangan. Sehingga pengelolaan penonton SBC kali ini juga tidak lebih baik dibanding pada empat event SBC sebelumnya. Rupanya hiburan gratis itu masih menyedot perhatian dan antusias warga untuk rela berdesakan dan menunggu berjam-jam.
(mbr/van)











































