Tidak seperti empat kali event SBC sebelumnya, SBC 5 kali ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah pertunjukan peragaan busana di dalam Stadion Sriwedari yang dipungut biaya. Sedangkan Sesi kedua adalah sesi karnaval menyusuri Jalan Slamet Riyadi menuju Balaikota di Jalan Sudirman.
Sesi pertama penonton diharuskan membeli tiket. Untuk kelas umum sebesar Rp 25 ribu, kelas VIP sebesar Rp 75, sedangkan kelas VVIP sebesar Rp 200 ribu. Dari pantauan detikcom di lokasi, untuk kelas VIP terlihat sepi peminat. Lebih dari separuh kursi tribun di stadion tertua di Indonesia itu kosong melompong. Di sisi-sisi sayap kebanyakan diisi oleh para keluarga penampil. Sedangkan di sisi rumput hijau yang dijadikan panggung pertunjukan, diisi wartawan dan para penghobi foto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesi peragaan di stadion sendiri mengalami keterlambatan cukup lama. Sesuai jadwal seharusnya sesi pertunjukan di dalam stadion akan dimulai pukul 18.30 WIB, namun pada pelaksanaanya, sesi tersebut baru dimulai pada pukul 19.00 WIB, atau molor setengah jam dari jadwal yang ditentukan. Perhelatan dimulai dengan pergelaran tari yang ditampilkan para seniman Solo.
Walikota Surakarta, Joko Widodo, tidak terlihat hadir menyaksikan acara tersebut. Jokowi, demikian dia biasa disapa, memang telah mengambil cuti untuk mengikui kampanye selaku cagub dalam Pilkada DKI Jakarta.
(mbr/van)











































