Bentrok PP dengan FBR Bukti Ruang Publik Kurang

Bentrok PP dengan FBR Bukti Ruang Publik Kurang

Dhuran Dhara HKP - detikNews
Sabtu, 30 Jun 2012 15:43 WIB
Bentrok PP dengan FBR Bukti Ruang Publik Kurang
Jakarta - Bentrok antara Pemuda Pancasila dengan Front Betawi Rempug (FBR) dinilai karena ruang publik kurang. Cagub DKI Hendardji Soepandji Soepandji pun akan memperbanyak ruang publik.

"Ini (bentrok PP dengan FBR) menunjukkan ruang publik kita kurang. Jadi masyarakat kita jadi terkotak-kotak. Banyak orang yang kebut-kebutan, geng motor," ujar Hendardji yang mengenakan koko putih, selempang merah dan peci putih.

Hendardji mengatakan itu sebelum kampanye di Lapangan Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (30/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendardji berjanji, jika dirinya terpilih, maka akan membangun ruang publik 30 persen dari wilayah perkotaan. Pembagiannya 20 persen untuk ruang publik dan 10 persen untuk ruang private.

Hendardji menuturkan, bentrok antara ormas harus ditangani langsung oleh kepala daerah. Masyarakat jangan diserahkan untuk menyelesaikan masalah itu.

"Untuk masalah ini (bentrok) jangan diserahkan pada masyarakat. Ini menunjukkan kepala daerah kita tidak peduli, kepala daerah kita harus peduli," kata dia.

Ormas FBR dan Pemuda Pancasila (PP) terlibat bentrok di Tangerang Kamis (28/6) lalu. 1 Orang tewas dan sejumlah kendaraan dirusak.

(nwy/ndr)


Berita Terkait