Tapi polemik itu berakhir. Akbar akhirnya menerima pencalonan Ical meski tetap merekomendasikan penguatan kesolidan pengurus partai di daerah. Setelah polemik mereda, kini Ical dalam pidatonya di Rapimnas Golkar, memuji peran Akbar di partai.
"Akbar adalah seorang sahabat, dia mampu mengembalikan kebesaran partai dalam keadaan saat-saat paling sulit ketika awal reformasi. Kita tidak pernah melupakan jasa beliau," kata Ical di Hotel Aston Bogor Nirwana Residence, Jumat (29/6/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai Golkar akhirnya mengukuhkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden 2014. Dukungan kepada Ketum Golkar ini diberikan 33 pengurus DPD tingkat I dan organisasi sayap partai.
"Dengan rendah hati saya menyatakan resmi dan terbuka, saya menerima pencalonan ini, " kata Ical.
(fdn/vit)











































