"Kita sarankan ke Pemda agar dibongkar karena memang dari simbol-simbol jadi pemicu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, saat dihubungi detikcom, Kamis (28/6/2012).
Polisi akan segera berkoordinasi dengan Pemda terkait pembongkaran pos-pos tersebut. Pos itu seringkali jadi tanda penguasaan wilayah sebuah ormas.
Terkait tawuran antar ormas Pemuda Pancasila dan FBR di Ciputat, polisi mengaku belum mengetahui latar belakangnya. Namun setiap tawuran, lanjut Rikwanto, seringkali pos ormas yang menjadi 'korban'.
"Biasanya kan mereka kalau ada pos-pos ormas di situ dihancurkan, yah itu perseteruan lama," tandasnya.
(mok/mad)











































