Pantauan detikcom, Kamis (28/6/2012), pos milik Pemuda Pancasila yang bercat oranye ludes dilalap api di bagian dalamnya. Pos tersebut berukuran sekitar 2x3 meter terbuat dari semen.
Bersebelahan dari pos itu, terdapat warung rokok yang nampak porak-poranda di bagian depannya. Kaca warung itu juga pecah, akibat timpukkan batu.
Tidak ada garis polisi yang membentang di kedua bangunan itu. Warung yang rusak itu juga tidak berjualan hari ini, sementara pos Pemuda Pancasila juga tidak ada yang menempati.
Menurut Soleh, warga sekitar, massa mulai bentrok pada sore kemarin (27/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Ratusan massa terlibat dalam bentrok antar ormas tersebut.
"Kejadiannya kemarin, itu pedagang yang jualan di sini pas siangnya juga sudah pada tutup. Karena memang ada info mau ada bentrokkan," jelas Soleh.
(rvk/mad)











































