RS Kariadi Semarang melaporkan temuan bungker misterius ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) untuk diadakan penelitian lebih lanjut. Mereka siap menggeser proyek Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) jika bungker itu termasuk bangunan bersejarah.
"Jika terbukti memang bangunan bersejarah, proyek IPAL akan digeser," terang Humas RS Kariadi Semarang, Darwito kepada detikcom, Rabu (27/6/2012).
Darwito menambahkan, untuk sementara ini, pihaknya menunggu informasi dari BP3 mengenai status bungker tersebut. "Kami sudah melaporkan ke BP3 agar diteliti," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bungker misterius tersebut ditemukan oleh pekerja proyek saat menggali tanah menggunakan alat berat tiga hari lalu, Sabtu (23/6/2012). Setelah diukur, bungker tersebut memiliki ketebalan dinding 42 cm, lebar 2 meter, dan kedalaman 5,2 meter. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 2 meter.
Belum diketahui ada tidaknya akses ke ruang bawah tanah. Sebab ada timbunan setebal 70 cm di bungker tersebut.
(alg/trw)










































