Kasus Suap PON, KPK Panggil Sesmenpora Yuli Mumpuni

Kasus Suap PON, KPK Panggil Sesmenpora Yuli Mumpuni

- detikNews
Kamis, 28 Jun 2012 10:24 WIB
Kasus Suap PON, KPK Panggil Sesmenpora Yuli Mumpuni
Jakarta - Setelah selama ini banyak berkutat di daerah, KPK mulai melebarkan pengusutan kasus suap PON Riau ke pemerintah pusat. KPK kali ini memanggil Sesmenpora Yuli Mumpuni Windarso.

"Yang bersangkutan, Seskemenpora dipanggil sebagai saksi," tutur Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Kamis (28/6/2012).

Yuli Mumpuni merupakan pejabat yang menggantikan Wafid Muharam yang kehilangan posisinya sebagai Kemenpora setelah menjadi terpidana kasus Wisma Atlet. Sebelum menjabat sebagai Kemenpora, Yuli menduduki posisi Plt Dirjen Eropa dan Amerika Kementerian Luar Negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Korupsi PON Riau bermula dari penangkapan tujuh anggota DPRD Riau, dua pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, dan empat pegawai swasta pada 3 April lalu.

Dari penangkapan tersebut, KPK berhasil menyita barang bukti sejumlah Rp 900 juta yang diduga sebagai uang suap tersebut.

Akhirnya pada perkembangannya, KPK menetapkan empat tersangka, yakni M Faisal Aswan selaku anggota DPRD dari Partai Golkar, Muhammad Dunir dari PKB, Eka Dharma Putra selaku Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dispora Riau, dan Rahmat Syahputra selaku karyawan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero. Belakangan Kadispora Lukman Abbas menyusul ditetapkan sebagai tersangka. Bersama Lukman, ada juga anggota DPRD Riau Taufan Andoso jadi tersangka.

Beredar kabar, pada suap terjadi di Riau, Gubernur Rusli Zainal dan Lukman tengah berada di Jakarta untuk bertemu dengan pejabat di pemerintah pusat. Ada dugaan uang sebesar Rp 900 juta tengah dibawa ke Jakarta pada saat itu.

Rusli sebelumnya membantah terlibat dalam kasus ini. Dia juga membantah mengetahui atau menyetujui gelontoran uang Rp 1,8 miliar.

"Tidak itu," ujarnya usai diperiksa KPK beberapa waktu yang lalu.

(fjr/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads