"Kejadiannya sangat cepat, mereka menggunakan pakaian biasa dan memakai topeng," kata Nurjanah, Koordinator Kecamatan Jaringan Keluarga Alex Noerdin dan Nono Sampono (Jangkar Musa), dalam jumpa pers di sebuah rumah makan di kawasan jalan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).
Nurjanah mengatakan kejadian terjadi pada Selasa (26/6) pukul 22.30 WIB. Saat itu ada oknum yang memakai sepeda motor kemudian langsung menyerang relawan Alex-Nono. Akibat serangan ini, sang sopir angkot, mengalami tiga luka tusukan dan harus mendapatkan 25 jahitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Manajer Jangkar Musa, Imam Darmadi, mengatakan para penyerang itu berjumlah sekitar 20 orang dan bersenjata golok. Mereka menyerang AS dan HS yang sedang menurunkan banner Alex-Nono
"AS kena tusuk sedangkan HS menderita luka pukul," terangnya.
Sebelumnya, Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dermawan Situmorang mengatakan penyerangan terhadap AS disebabkan sopir angkot ini disangka anggota ormas tertentu oleh kelompok lainnya.
"Dikira korban ini anggota ormas yang posnya di situ. Mereka ini kan musuhan. Jadi langsung disabet," jelas Dermawan.
(nal/vta)











































