Hal ini disampaikan Agus sendiri secara langsung dalam kampanye Nara di aula di Jl H Zaenuddin, No 43, RT 2/14 Radio Dalam, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).
Agus tidak mempermasalahkan jika dia dipecat dari Golkar. Demi mendukung Foke-Nara yang asli Betawi, Agus rela.
"Saya lebih baik keluar dari Wakil Ketua Golkar DKI demi mendukung orang Betawi di tanah Betawi. Buat saya ini persoalan harga diri orang Jakarta," kata Agus.
Ucapan Agus ini membuat sekitar 200 warga yang mayoritas ibu-ibu bertepuk tangan. Nara yang hadir juga ikut bertepuk tangan.
Agus berani mengorbankan karir yang dibangunnya di Golkar selama 31 tahun demi mendukung Foke-Nara. Namun dia lebih tidak rela jika Betawi dipimpin warga selain Betawi.
Agus menceritakan, dirinya diberhentikan dari Golkar, satu bulan lalu. Saat ini dirinya sedang menunggu SK pemecatan.
"Sekarang tinggal tunggu SK-nya saja. Saya nggak ada urusan dengan Alex-Nono. Dulu saya diminta menjadi tim sukses mereka. Tapi saya tidak mau, saya menolak. Akibatnya saya diberhentikan," bebernya.
Selain dirinya, lanjut Agus, ada juga 10 orang lainnya yang juga diberhentikan gara-gara tidak mendukung Alex Noerdin-Nono Sampono. Agus kini merupakan Ketua Forum Bersama Nasionalis Religius (FBNR), ormas pendukung Foke-Nara.
Agus belum berminat pindah ke Partai Demokrat. Kini, dia sedang berkonsentrasi di dunia usaha.
"Ya sementara saya istirahat dulu dari partai. Mau konsentrasi di dunia usaha," imbuh dia.
(/)











































