Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa itu berawal dari pertandingan Sepakbola Pekan Olahraga Pelajar Daerah(POPDA) Aceh antar Tim Aceh Teungah dengan Aceh selatan, Senin (25/6/2012) lalu. Saat itu, laga berakhir ricuh. Tak berhenti di situ, kericuhan berlanjut hingga Selasa (26/6).
Anjungan Aceh Tengah Taman Ratu Safiatuddin jadi sasaran amuk massa dari Aceh Selatan. Kemudian massa dari Aceh Tengah berniat membalas tapi urung karena dihadang oleh sejumlah pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 46 sepeda motor yang terparkir di Anjungan Aceh Teungah, rusak. Pun halnya dengan bangunan Anjungan Aceh Tengah. Hingga kini belum ada laporan mengenai adanya korban dari insinden itu.
"Iya semalam di Taman Ratu Saifuddin ada insiden lagi. Motor dan bangunan taman rusak," kata Maimun, warga Banda Aceh yang melihat lokasi dibakarnya puluhan sepeda motor tersebut pada saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2012) sore.
Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Anwar menyebutkan, kejadian itu bermula saling ejek di pertandingan sepakbola. Kemudian berbuntut panjang, hingga saling lempar batu dan sempat tawuran. "Ini mau diselesaikan," ungkapnya.
Tokoh masyarakat dan perwakilan dari kedua daerah berdialog untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat.
(trw/trw)











































