Awalnya, warga mengalami gejala tersebut pada Selasa sore, beberapa dari warga kemudian langsung mendatangi dokter setempat. Namun dokter hanya mendiagnosa warga dengan penyakit demam biasa. Mengetahui sedikit gejala cikungunya, warga lantas melaporkan ke pihak kelurahan.
"Badan susah digerakkan kemarin, sekarang sih agak mending. Kemarin minum obat dari dokter," kata Umrinah kepada detikcom ketika ditemui di rumahnya, Rabu (27/6/2012).
Â
Hal serupa juga dialami Encip (70). Hingga kini, Encip masih terbaring lemas di tempat tidur karena beberapa bagian tubuhnya sulit digerakkan. Obat yang dibelinya di warung, tak membuat kondisinya lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Sementara itu, mengetahui gejala yang mirip cikungunya di wilayah tersebut, Puskesmas setempat langsung mengecek. Mereka mendata warga dan menyiapkan penanganan lanjutan. "Kami meminta warga untuk datang ke Puskesmas besok untuk dites darahnya," kata Dewi Riani, perawat Puskesmas, kelurahan Genteng pada detikcom.
Â
Pihak Puskesmas belum berani menentukan jika gejala yang menyerang warga tersebut adalah cikungunya. Hasil pemeriksaan akan di tes di laboratorium dan akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Bogor. "Kalau suspect iya, tapi kita belum bisa memastikan lagi," tandas Dewi.
(trw/trw)











































