PKS Klaim Popularitasnya Tinggalkan Partai Islam Lain

PKS Klaim Popularitasnya Tinggalkan Partai Islam Lain

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 27 Jun 2012 14:01 WIB
PKS Klaim Popularitasnya Tinggalkan Partai Islam Lain
Jakarta - PKS memahami popularitas partai Islam sedang runtuh karena kurangnya sumber daya. Namun, PKS merasa tetap aman karena popularitasnya masih cukup tinggi.

"Pengaruh presepsi publik yang dibangun melalui media cukup efektif dalam mempengaruhi pilihan publik terhadap suatu partai. Umumnya partai Islam memiliki keterbatasan sumber daya. Kecenderungan perkembangan politik dewasa semakin mengarah kepada politik berbiaya tinggi. Hanya partai yang punya sumber pembiyayan yang cukup, punya peluang untuk secara efektif berkampanye melalui media, terutama media televisi," kata Sekretaris FPKS, Abdul Hakim, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/6/2012).

Untuk saat ini, menurut Abdul, PKS bisa mengatasi problem tersebut karenanya tren popularitasnya dirasakan positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah PKS dapat mengatasi problem tersebut dengan kekuatan loyalitas para kadernya yang terus menerus bekerja dan melayani masyarakat tanpa mengenal musim sehingga hasil survei Juni lalu elektabilitas PKS terus meningkat, meninggalkan partai-partai berbasis masa Islam lainnya," tegasnya.

Hasil survei yang dilakukan Lembaga Survey Nasional (LSN) soal elektabilitas partai-partai yang berbasis massa Islam ternyata menunjukkan tren menurun.

Berdasarkan survei LSN, total pemilih yang akan memilih partai berbasis massa Islam hanya 15,7 persen dari seribuan orang responden. Kecenderungan ini menurun dibandingkan ketika pemilu tahun 1999 atau 2004 di mana total suara terhadap partai berbasis massa Islam cenderung tinggi.

(van/aan)


Berita Terkait