"Pengaruh presepsi publik yang dibangun melalui media cukup efektif dalam mempengaruhi pilihan publik terhadap suatu partai. Umumnya partai Islam memiliki keterbatasan sumber daya. Kecenderungan perkembangan politik dewasa semakin mengarah kepada politik berbiaya tinggi. Hanya partai yang punya sumber pembiyayan yang cukup, punya peluang untuk secara efektif berkampanye melalui media, terutama media televisi," kata Sekretaris FPKS, Abdul Hakim, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
Untuk saat ini, menurut Abdul, PKS bisa mengatasi problem tersebut karenanya tren popularitasnya dirasakan positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil survei yang dilakukan Lembaga Survey Nasional (LSN) soal elektabilitas partai-partai yang berbasis massa Islam ternyata menunjukkan tren menurun.
Berdasarkan survei LSN, total pemilih yang akan memilih partai berbasis massa Islam hanya 15,7 persen dari seribuan orang responden. Kecenderungan ini menurun dibandingkan ketika pemilu tahun 1999 atau 2004 di mana total suara terhadap partai berbasis massa Islam cenderung tinggi.
(van/aan)











































