"Agak hangat memang (tubuhnya). Kemungkinan nggak terlalu lama (tewasnya)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perry, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2012).
Namun Dian mengaku tidak mengetahui berapa lama perempuan tersebut tewas sebelum ditemukan. Perkiraan waktu dan penyebab kematian perempuan tersebut baru bisa diketahui dari hasil autopsi dokter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dian, saat ditemukan mayat tersebut dibungkus dengan karung beras. Karung beras ini kemudian ditutupi lagi dengan terpal. Posisi kaki mayat tersebut ditekuk dan diikat.
Sementara itu, ada luka di leher depan yang diduga bekas cekikan, luka memar di kepala bagian kiri, tangan kanan, pinggang depan, dan luka di tengkuk diduga bekas gigitan. Gigitan apa itu, polisi tidak bisa memastikannya.
"Ya nggak tahu gigitan orang atau binatang. Kan menunggu autopsi," ungkapnya.
Sesosok mayat ditemukan di jalur Banjir Kanal Timur (BKT) Pondok Kopi, Jakarta Timur. Jasad perempuan ini diperkirakan berusia 23-25 tahun dengan rambut pendek lurus.
Korban juga diketahui memiliki ciri-ciri khusus seperti tai lalat di atas bibir dan di dekat mata bagian bawah sebelah kanan. Hingga saat ini belum ditemukan identitas wanita ini. Jasad korban saat ini sudah dibawa ke RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, untuk dilakukan autopsi.
(gus/)










































