Sopir Angkot yang Dibacok di Pesanggrahan Dikira Anggota Ormas Pemuda

Sopir Angkot yang Dibacok di Pesanggrahan Dikira Anggota Ormas Pemuda

Chazizah Gusnita - detikNews
Rabu, 27 Jun 2012 10:47 WIB
Jakarta - Sopir angkot, AS (23) dikeroyok dan dibacok oleh massa di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Diduga penyebabnya karena AS dikira anggota ormas pemuda oleh massa.

Sebelum pembacokan terjadi, AS tengah menurunkan banner pasangan cagub DKI nomor urut 6, Alex Noerdin-Nono Sampono. Karena itulah dia diduga anggota ormas pemuda.

"Dia dapat borongan nurunin banner Alex-Nono. Nggak ada hubungannya sama pasangan cagub itu," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dermawan Situmorang, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat kejadian perkara (TKP) penurunan banner itu memang dekat dengan salah satu pos ormas pemuda. Saat AS menurunkan banner itu, lewatlah segerombolan massa ormas pelaku di lokasi. AS dikira merupakan anggota dari ormas pemuda yang posnya di sekitar TKP.

"Dikira korban ini anggota ormas yang posnya di situ. Mereka ini kan musuhan. Jadi langsung disabet," jelasnya.

Menurut keterangan saksi, massa ormas pelaku ini mengendarai lebih dari 10 sepeda motor. Mereka membawa atribut ormas dan menutup wajah mereka.

"Jadi wajahnya kaya pakai cadar gitu," ujar Dermawan.

Kini korban sudah keluar dari rumah sakit. Korban sudah mendapatkan jahitan di bekas bacokan pelaku.

"Alhamdulillah nggak terlalu parah. Begitu dijahit di klinik Ulujami, dia bisa pulang," terang Dermawan.

Dermawan mengatakan pihak korban dan keluarga belum melaporkan kejadian ini secara resmi ke kantor polisi. Meski begitu, kasus pembacokan ini tetap akan diselidiki dan diusut polisi.

"Tetap diselidiki. Kita bikin juga laporan sendiri," imbuhnya.

(gus/)


Berita Terkait