Sebelum pembacokan terjadi, AS tengah menurunkan banner pasangan cagub DKI nomor urut 6, Alex Noerdin-Nono Sampono. Karena itulah dia diduga anggota ormas pemuda.
"Dia dapat borongan nurunin banner Alex-Nono. Nggak ada hubungannya sama pasangan cagub itu," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dermawan Situmorang, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dikira korban ini anggota ormas yang posnya di situ. Mereka ini kan musuhan. Jadi langsung disabet," jelasnya.
Menurut keterangan saksi, massa ormas pelaku ini mengendarai lebih dari 10 sepeda motor. Mereka membawa atribut ormas dan menutup wajah mereka.
"Jadi wajahnya kaya pakai cadar gitu," ujar Dermawan.
Kini korban sudah keluar dari rumah sakit. Korban sudah mendapatkan jahitan di bekas bacokan pelaku.
"Alhamdulillah nggak terlalu parah. Begitu dijahit di klinik Ulujami, dia bisa pulang," terang Dermawan.
Dermawan mengatakan pihak korban dan keluarga belum melaporkan kejadian ini secara resmi ke kantor polisi. Meski begitu, kasus pembacokan ini tetap akan diselidiki dan diusut polisi.
"Tetap diselidiki. Kita bikin juga laporan sendiri," imbuhnya.
(gus/)











































