Kapolres Prabumulih, AKBP Yerry Oskag, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Yerry mengungkapkan perampokan sudah terjadi sejak Senin (25/6) pagi.
"Sekitar pukul 06.30 WIB dan baru dilaporkan pukul setengah 12 siang. Dari keterangan saksi yang kita periksa ada 50 orang yang terlibat perampokan menggunakan senjata laras pendek," ujar Yerry saat dihubungi detikcom, Selasa (26/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pihak kepolisian setempat sedang melakukan pencarian terhadap para pelaku. "Sampai saat ini sudah ada satu orang pelaku yang mukanya dikenali oleh saksi," jelas Yerry.
Atas perampokan ini, kerugian yang diderita oleh Pertamina mencapai ratusan juta rupiah.
(gah/)










































