Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (26/6/2012), Nara berkampanye di lapangan badminton kecil di kampung itu. Tenda biru-putih serta kursi-kursi dan panggung sudah digelar.
Sekitar 200 warga yang mayoritas ibu-ibu sudah menunggu aksi Nara yang akan berkampanye sambil dihibur organ tunggal. Nah, saat Nara naik dan berkampanye, ada orang di depan panggung yang menyantap risoles yang disajikan dalam piring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dioper dong risoles ke belakang. Ayo dibagi ke ibu-ibu tuh semua yang ada di sana. Jadi inilah bentuk masyarakat kita, kebersamaan kita, kebudayaaan kita sama-sama," tegur Nara yang mengenakan kemeja biru dan peci hitam ini.
Usai berkampanye Nara mengatakan alasan senang berkampanye di gang-gang kecil. "Saya ini kan orang sini, artinya, masuk gang keluar gang itu sudah biasa. Ini lebih efektif, karena saudara-saudara yang ada di dalam, di sini kan punya waktu. Kalau di jalan besar belum tentu mereka punya waktu. Jadi memang mau menyapa saudara-saudara yang ada di dalam sini itu maksud kampanye kami," katanya.
(nwk/vta)











































