"Saya dari zaman Wakil Presiden sudah bilang, ada yang namanya hak paten dan sudah diatur undang-undang," kata Megawati di acara Pelantikan Kader Pemuda PDI-P di Jl Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (26/6/2012).
Menurut Mega, dengan diberinya hak paten maka budaya tersebut sudah jelas menjadi pemilik paten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ketemu sama orang Jepang. Saya bilang, Tempe is our word, not Japanese word dan orang Jepang tidak mau kalah, dibuat tempe beraroma," jelas Mega.
Kendati orang Jepang membuat tempe beraroma, Mega tetap bangga karena tempe tetap menjadi milik Indonesia.
(rvk/aan)










































